Seni Budaya Islami Qosidah Perlu Di Lestarikan Dalam Kearifan Lokal

HDR News Tv, Lebak – Di tengah perkembangan zaman globalisasi, hiruk pikuk kebiasaan manusia selalu bergelut dalam kemajuan digitalisasi yang terus menggerus nilai Seni Budaya yang ada di Indonesia. Dibalik era digitalisasi tersebut bisa mengakibatkan terpuruknya akhlak dan peradaban insan dalam memelihara seni budaya itu sendiri.
Banyak seni budaya yang ada di Indonesia umumnya dan di Kabupaten Lebak khususnya, sendi-sendi Seni budaya nyaris tersisihkan oleh seni budaya asing yang merangsek sampai ke pelosok daerah yang ada di wilayah Indonesia. Salah satunya seni budaya Qosidah, yang nyaris tersisihkan oleh pergeseran peradaban seni budaya asing.

Qosidah, salah satu seni budaya yang mengandung nilai Islami ini biasa dimainkan oleh wanita berpakaian gamis dan menutup aurat, kini hampir terlupakan.
Dede Nuraida Fitri, selaku pengasuh grup Qosidah dan Majlis Ta’lim Nurul Mutaqien yang berlokasi di Kampung Jog-Jog, Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, memaparkan, mempertahankan seni budaya Qosidah sangat sulit, karena orang-orang yang hidup di zaman modern seperti sekarang ini jarang yang melirik atau menyukai musik yang bernuansa Arabia ini.
“Seperti yang Akang (nyebut ke Tim liputan HDR News TV) lihat, para personilnya saja anak-anak semua, ini menandakan tidak adanya minat dari orang-orang dewasa,” ujar sang pengasuh, saat di konfirmasi pada Rabu, (29/01/2025)
“Karena mengikuti arus modernisasi, ya… bergelut dalam dunia media sosial (medsos),” imbuhnya.
Selain itu, lanjut ia, seni budaya Qosidah ini sebenarnya mangandung nilai-nilai kesopanan dalam peradaban yang tinggi.
“Contohnya dalam hal berpakaian, ini jelas mencerminkan insan berakhlakul qorimah dan dalam koridor aqidah,” terangnya.
Ia berharap, seni budaya Qosidah ini mendapat perhatian khusus dari pemangku kebijakan.
“Seni musik Qosidah ini adalah budaya Islami yang konsturnya turun temurun dari nenek moyang,” ucapnya.
“Dan semoga seni musik Qosidah ini menjadi budaya yang yang terus dilantunkan dan semoga Qosidah inipun menjadi kearifan lokal,” pungkasnya.
Reporter : Otsun



