Diduga Ada Konspirasi Dalam Rotasi Jabatan Wakasek Bidang Sarpras Di SKHN 01 Lebak

HDR News Tv, Lebak – Belum lama ini beredar video pendek di akun media sosial (medsos) tik tok yang mengunggah kekecewaan seorang ibu terkait posisi jabatan suaminya yang digantikan oleh orang lain. Jabatan tersebut adalah Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) di Sekolah Khusus Negeri 01 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Dengan beredarnya video tadi, beberapa awak media menyoroti hal tersebut dengan mengkonfirmasi langsung ke pihak sekolah, yakni Wakasek pengganti dan Kepala Sekolah (Kepsek) pada Kamis, 6 Maret 2025.

Fahmi, Wakasek pengganti menerangkan kepada awak media, dirinya tidak tahu kalau ada sebuah unggahan video yang menyangkut dengan posisi pergantian jabatan yang sekarang di jabat oleh dirinya.
“Awalnya saya tidak tahu kalau beredar video dari isteri Wakasek yang menyatakan atas kekecewaanya,” katanya.
“Pergantian Wakasek lama oleh Wakasek baru ini atas penunjukan dari Kepsek,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Asrori, Kepsek SKhN 01 Rangkasbitung menyampaikan, bahwa terjadinya pergantian Wakasek ini adalah kewenangan dari Kepsek itu sendiri.
“Hak preogratif Kepsek bisa menunjuk atau mengangkat atau juga mengganti Wakasek,” ucapnya.
Namun saat ditanya awak media sudah dikonfirmasi belum kepada orang terkait atau yang bersangkutan? Dia menyatakan sudah di rumahnya.
“Sudah saya konfirmasi orangnya, namun saya tidak punya dokumen saat kunjungan saya ke rumahnya,” dalihnya.
“Waktu itu beliaunya sakit, makanya saya datang kerumahnya sekalian menjenguk,” imbuhnya.
Namun saat ditanya kewenangan Kepsek atas hak mengganti Wakasek ini cantolannya ke peraturan apa dia menjawab dengan tersendat dan gugup.
“Ada di peraturannya, cuma saya lupa,” jawabnya sambil mengernyitkan keningnya.
Ditanya korelasi kewenangan pergantian Wakasek ini diketahui atau tidak oleh pihak Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD), dia mengatakan tidak.
“Kalau Kepala KCD sih tidak, yang mengetahui hanya bendahara saja,” ujarnya.
Dengan janggalnya keterangan yang diberikan oleh Kepsek kepada awak media, maka awak media akan menelusuri persoalan ini sampai tuntas. Karena diduga persoalan ini ada konspirasi.
Reporter: Otsun



