Gabungan Ormas Sampaikan Lima Tuntutan ke RS Misi Lebak, King Naga Apresiasi Plt. Direktur Temui Massa

Gabungan Ormas Sampaikan Lima Tuntutan ke RS Misi Lebak, King Naga Apresiasi Plt. Direktur Temui Massa

1003883240

HDR News TV | LEBAK — Gabungan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terdiri dari GMBI, BPPKB Banten, RGPI, BB, BBP, KKPMP, LPK-MP,LMP, Perpam, dan JBB menyampaikan lima tuntutan terkait sejumlah persoalan di Rumah Sakit (RS) Misi Lebak. Penyampaian aspirasi berlangsung di Plaza Lebak, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (21/10/2026).

Ketua GMBI Distrik Lebak, Ade Surnaga atau yang dikenal dengan sebutan King Naga, mengatakan bahwa kedatangan gabungan ormas tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi sekaligus mendorong penyelesaian atas persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Dalam kesempatan itu, King Naga mengapresiasi kesediaan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RS Misi Lebak, dr. Yanwar Ali, Sp.M., yang bersedia menemui perwakilan massa aksi meskipun di tengah teriknya matahari.

Menurut King Naga, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan langsung berbagai tuntutan kepada pihak rumah sakit. Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan memberikan kejelasan bagi seluruh pihak terkait.

Lima Poin Tuntutan Gabungan Ormas

Dalam penyampaian aspirasi tersebut, gabungan ormas menetapkan lima poin tuntutan kepada manajemen RS Misi Lebak, yaitu:

1. Meminta pencopotan atau penggantian Direktur RS Misi Lebak atas nama dr. A.M. Lisliyantotot Moenardi, MMR.

2. Meminta pertanggungjawaban moral dan moril terhadap pasien atas nama Anih.

3. Mendesak perbaikan pelayanan RS Misi agar lebih humanis dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Meminta pembayaran jasa pelayanan (jaspel) tenaga medis atau tenaga kesehatan yang menurut massa belum dibayarkan.

5. Meminta penyelesaian permasalahan dengan Sdri. Rufina Sunu Totalina melalui pemberian pesangon sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kelima tuntutan tersebut disampaikan sebagai bentuk aspirasi gabungan ormas agar persoalan yang menjadi perhatian mereka mendapat penanganan dan penyelesaian yang jelas dari pihak rumah sakit.

Plt. Direktur RS Misi Lebak Berikan Tanggapan

Dalam pertemuan tersebut, Plt. Direktur RS Misi Lebak, dr. Yanwar Ali, Sp.M., menyampaikan terima kasih kepada para perwakilan ormas yang telah menyampaikan aspirasi.

Ia menjelaskan bahwa aspirasi pada poin pertama hingga ketiga telah disampaikan dalam pertemuan tersebut. Sementara itu, poin keempat dan kelima akan ditindaklanjuti melalui pertemuan berikutnya.

Dr. Yanwar berharap masukan dari berbagai pihak dapat menjadi bahan evaluasi untuk mendorong kemajuan RS Misi Lebak, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, kemajuan rumah sakit perlu didukung oleh peningkatan mutu pelayanan, ketersediaan peralatan medis yang memadai, serta dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat berlama-lama menemui massa aksi lantaran harus kembali menjalankan tugas pelayanan medis, termasuk menangani tindakan operasi.

Meski demikian, ia mengapresiasi aspirasi yang disampaikan dan berharap komunikasi antara pihak rumah sakit dengan berbagai elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi peningkatan pelayanan kesehatan.

King Naga Berharap Ada Tindak Lanjut Konkret

King Naga berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal bagi penyelesaian persoalan yang disampaikan, termasuk tuntutan yang masih memerlukan pembahasan lanjutan.

Menurutnya, kejelasan tindak lanjut penting agar aspirasi yang disampaikan gabungan ormas dapat memperoleh jawaban dan penyelesaian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pertemuan antara gabungan ormas dan pihak RS Misi Lebak pun menjadi ruang dialog untuk menyampaikan masukan serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lebak.

Adapun tindak lanjut atas kelima tuntutan tersebut masih menunggu perkembangan dan penjelasan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Reporter : Hendrik

HDR NEWS TV
HDR NEWS TV
Articles: 1141