Medi Juanda Dorong PAD Naik, Pelayanan Rumah Sakit Humanis, dan Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

HDR News Tv, Lebak – Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Medi Juanda, S.H., Sekretaris Komisi III, menegaskan komitmennya dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pelayanan kesehatan yang manusiawi, serta keberpihakan kepada tenaga kerja lokal.
Pernyataan tersebut disampaikan Medi Juanda pada Selasa, 2 Desember 2025, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lebak ke-197. Ia menekankan pentingnya kerja nyata, bukan sekadar seremonial, dalam mewujudkan daerah yang maju dan berkeadilan.
“Sebagai wakil rakyat, kami akan menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugas dan kewenangan kami. Kita harus berjuang bersama mewujudkan Lebak yang maju,” kata Medi Juanda.
Ia menilai, pembangunan daerah harus diiringi dengan tata kelola keuangan yang transparan serta langkah konkret untuk meningkatkan PAD. Menurutnya, kebocoran anggaran harus dicegah agar keuangan daerah dapat digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
“Pengelolaan anggaran harus jelas dan akuntabel. Jangan sampai terjadi kebocoran yang menghambat upaya peningkatan PAD. Program tidak boleh hanya sebatas wacana, tetapi harus mampu menggerakkan ekonomi daerah dan menyejahterakan rakyat,” tegasnya.
Di sektor kesehatan, Medi Juanda menyoroti pentingnya pelayanan yang humanis di seluruh rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta. Ia meminta tidak ada lagi perlakuan yang merugikan pasien, terutama mereka yang datang dalam kondisi darurat.
“Orang sakit tidak boleh sekadar disuruh menunggu. Pelayanan kesehatan harus cepat, tepat, dan manusiawi. Rumah sakit harus menjadi tempat menyelamatkan nyawa, bukan tempat memperumit urusan administrasi,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga mendorong perusahaan-perusahaan di Kabupaten Lebak agar memberikan porsi besar bagi tenaga kerja lokal. Menurutnya, keberadaan industri harus berdampak langsung terhadap pengurangan pengangguran dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Perusahaan harus memprioritaskan tenaga kerja lokal. Minimal 60 persen berasal dari masyarakat setempat, kecuali untuk posisi yang memang membutuhkan keahlian khusus,” katanya.
Menutup pernyataannya, Medi Juanda menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Lebak, khususnya Komisi III, akan terus mengawal seluruh kebijakan dan program pemerintah daerah agar berjalan sesuai aturan dan berpihak pada rakyat.
“Kami berkomitmen mengawal Lebak agar maju, pembangunannya merata, dan pemerintahan berjalan bersih tanpa korupsi. Semua harus dilakukan dengan niat yang jujur, ikhlas, dan untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.
Reporter : Hendrik
Redaksi : HDR News Tv



