Proyek SDN 1 Kesambi Dalam Diduga Tidak Transparan Terkait Sumber Anggaran

Proyek SDN 1 Kesambi Dalam Diduga Tidak Transparan Terkait Sumber Anggaran

1000720304

CIREBON, HDR News TV – Proyek rehabilitasi atau revitalisasi tujuh (7) ruang kelas dan satu (1) ruang Toilet di SDN 1 Kesambi Dalam, Kota Cirebon, menuai sorotan. Pasalnya, pekerjaan tersebut dikerjakan oleh pihak yang tidak jelas dan diduga dilakukan secara swakelola. Ironisnya, saat tim media melakukan investigasi pada 27 Agustus 2025, tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi.

Kuat dugaan, proyek ini bersumber dari APBD Kota Cirebon dan memakan anggaran cukup besar. Namun sangat disayangkan, hasil investigasi di lapangan memperlihatkan material yang digunakan, seperti bata dan pasir, diduga tidak bermutu.

1000720307

Lebih jauh, proyek tersebut jelas dikerjakan tanpa adanya pagu proyek. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa proyek tersebut merupakan proyek “siluman”. Saat awak media menelusuri ke sekolah, baik pihak sekolah maupun pelaksana tidak memberikan informasi yang jelas. Kondisi ini diduga melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Sebagaimana diketahui, tujuan utama UU KIP adalah untuk menjamin hak masyarakat dalam memperoleh informasi, meningkatkan partisipasi publik, mendorong transparansi, serta mencegah praktik korupsi.

1000720313

Tim media sempat menghubungi pihak pengawas melalui sambungan telepon untuk mempertanyakan keberadaan pagu proyek. Namun, jawaban yang diperoleh justru terkesan mengada-ada. “Sedang dibuat dan nanti saya sampaikan kepada pihak kepala sekolah,” ujarnya. Padahal, saat itu proyek sudah berjalan sesuai progres.

Dari hasil penelusuran, proyek tersebut diduga tidak sesuai SOP, baik dari segi penggunaan material maupun kualitas pengerjaan yang terkesan asal jadi. Untuk itu, awak media mendesak Dinas Pendidikan Kota Cirebon, khususnya bagian Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar, agar segera melakukan pengecekan terhadap kejanggalan proyek ini.

Dengan adanya pemberitaan ini, tim media juga akan mengonfirmasi lebih lanjut kepada pihak Dinas terkait.

Reporter: Sudi Aji
Editor: Redaksi HDR News TV

HDR NEWS TV
HDR NEWS TV
Articles: 1141